Langsung ke konten utama

ASMAUL HUSNA ALLAH الله

Ketahuilah bahwasanya ismul azhom Allah ini adalah seagung-agung asma yang jumlahnya 99 seperti yang diberikan diberitakan oleh At-Thurmudzi, sebab ia menunjuk kepada zat yang mengumpulkan sifat-sifat uluhiyah seluruhnya hingga tidak ada sesuatupun yang menyendiri sedangkan asma lainnya tidak menunjukkan ke tunggalan kecuali ke tunggalan arti yang berhubungan dengannya berupa ilmu kekuasaan atau perbuatan ia termasuk asma khusus yang tidak diberikan kepada selain zat yang maha suci dan maha agung baik secara hakiki maupun kiasan sebaliknya asma yang lain terkadang diberikan juga kepada yang lainnya seperti Qodir alim dan Rahim diantara keistimewaan lafal Allah itu adalah bahwa lafal lainnya disandarkan kepadanya misalnya Allah ar-rahman ar-rahim atau Allah as Sami al-basir dan lainnya sedangkan dia tidak disandarkan kepada yang lainnya tidak dikatakan misalnya Qodir Allah atau Rosid Allah.
Lafal Allah berasal dari kata ilah yang merupakan kata jenis yang diberikan kepada untuk semua sembahan tetapi kemudian hanya diperuntukkan kepada sembahan yang benar (hak) saja. Adapun Allah adalah kata nama yang tertentu bagi sembahan yang hak dan tidak diberikan kepada yang lain ia merupakan kata jadian yang berasal dari kata Ilahah atau uluhah atau uluhiyah yang semuanya berarti ibadah hanya di sini kata itu diartikan sebagai Ma'bud ( yang disembah ).
Pendapat lain mengatakan bahwa kata Allah itu berasal dari kata aliha yang artinya senang atau menaruh kepercayaan kepadanya sebab hati menjadi tentram dengan mengingatnya dan jiwa menjadi tenang dengan mengenalnya.
Allah adalah nama yang mengumpulkan makna semua nama dan hakikat-Nya dan merupakan zat yang disembah secara hak Dia tidak membutuhkan kepada siapapun malahan yang lainnya lah yang butuh kepada-Nya.

Faedahnya :
 Seharusnya dalam beribadat dengan isim ini seorang hamba harus mencurahkan segenap pikiran dan kemauannya semata-mata kepada Allah subhanahu wa ta'ala tidak melihat kepada yang lain dan tidak menoleh kepada selain-Nya serta tidak mengharap dan tidak takut kecuali kepada-Nya.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda ; bait syair yang paling benar dalam sastra Arab adalah ucapan Labib : "ketahuilah segala sesuatu selain Allah adalah batil".

Khasiatnya isim Allah :
Barang siapa membaca isim ini secara rutin setiap hari sebanyak 1000 kali dengan ucapan Ya Allah Ya Huu,  niscaya Allah akan mengaruniakan kepada orang itu kesempurnaan keyakinan barang siapa membacanya pada hari Jumat sebelum salat dalam keadaan suci dan bersih pakaiannya serta bebas dari segala kesibukan, maka Allah akan memudahkan segala permintaannya. Jika orang yang sedang menderita suatu penyakit yang sulit disembuhkan oleh dokter lalu dia berdoa kepada Allah dengan isim ini niscaya ia akan sembuh dengan izin Allah selama ajalnya belum tiba.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

CIRI-CIRI BUROK DALAM HADIST SHOHIH

Ciri-Ciri Buraq dalam Hadis: Pemahaman dan Penjelasan Buraq merupakan makhluk yang sangat penting dalam perjalanan Isra' dan Mi'raj yang dialami oleh Nabi Muhammad ﷺ. Perjalanan ini mengisahkan tentang perjalanan malam Nabi dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa dan kemudian menuju langit. Salah satu elemen penting dalam perjalanan tersebut adalah Buraq, kendaraan yang digunakan oleh Rasulullah ﷺ. Banyak cerita yang berkembang mengenai rupa dan sifat Buraq, namun dalam artikel ini kita akan membahasnya berdasarkan hadis-hadis sahih serta penjelasan dari para ulama. 1. Sifat Buraq dalam Hadis Deskripsi Buraq Menurut Hadis Shahih. Buraq digambarkan dalam hadis sebagai makhluk yang memiliki sifat fisik yang luar biasa. Salah satu hadis yang paling terkenal tentang Buraq diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu. Dalam hadis tersebut, Rasulullah ﷺ menyatakan bahwa Buraq adalah hewan yang berwarna putih dan memiliki ukuran tubuh yang unik: Teks Arab: عَنْ أَنَسٍ رَضِ...

Latudrikuhul Absoru,Surat Al-An’am Ayat 103, dan Hikmah di dalamnya.

Mengutip buku Teologi Islam susunan Muhammad Ridwan Efendi (2021), Allah adalah Dzat yang Maha Melihat. Dia bisa melihat segala perbuatan manusia, baik yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Firman Allah SWT, surat Al-An'am : 103 لَا تُدْرِكُهُ الْاَبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الْاَبْصَارَۚ وَهُوَ اللَّطِيْفُ الْخَبِيْرُ Latudrikuhul absoru wa huwa yudrikul absooro wa huwalathiiful khobiir Artinya: “Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu, dan Dialah  Yang Mahahalus, Mahateliti.” Tafsir Ayat a. Tafsir Jalalayn Mata makhluk tidak mampu melihat Allah di dunia karena keterbatasan makhluk, sedangkan Allah melihat segala sesuatu tanpa batas. Dia adalah al-Lathif (Yang Maha Halus), yaitu yang mengetahui hal paling tersembunyi, dan al-Khabir (Yang Maha Mengetahui), yaitu yang mengetahui segala perbuatan makhluk. b. Tafsir Ibnu Katsir Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat ini menegaskan kemahakuasaan Allah yang tidak ...

KHASIAT SURAT AT-TAUBAH AYAT 128-129

Diantara khasiat dua ayat ini maksudnya LAQAD JAA`AKUM s/d akhir surat, bahwasanya barang siapa membacanya pada satu hari maka dia tidak akan mati pada hari tsb, sebagaimana diriwayatkan dari Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam َ Fadhilah Khusus dari Surat At-Taubah Ayat 128-129 ?  Dalam Kitab Mujarrabat Ad-Dairabi Al-Kabir, karya Syeikh Ahmad Dairabi, halaman 42, cetakan Mathba’ah Musthafa Muhammad, Mesir, diterangkan: Dalam satu riwaayat, dia tidak akan dibunuh, dan tidak akan dibukul dengan besi. Jika dia membacanya di malam hari maka sebagaimana yang disebutkan diatas (maksudnya dia tidak akan mati di malam hari tsb). Hadits ini dituturkan oleh ba'dhusholihin. عن الشيخ التجاني ا من قرأ آية الحرص ( لقد جاءكم رسول من أنفسكم...........) مرة بعد صلاة الصبح حفظ قلبه و بعد صلاة الظهر (مرة) أحيا قلبه و ثبته في الحياة الدنيا و الآخرة و بعد صلاة العصر (مرة)لم يمت موت الفجأة و بعد صلاة المغرب (مرة) رزق الاستقامة و بعد صلاة العشاء (مرة) حفظ من كبار المعاصي و بعد الوتر (مرة) كفى أمر الر...