Asmaul Husna: Al-Mu'min (المؤمن)
1. Arti Secara Bahasa dan Istilah
Bahasa:
Secara bahasa, Al-Mu'min berasal dari akar kata آمن (a-m-n) yang berarti "memberikan rasa aman," "percaya," atau "melindungi."
Istilah:
Al-Mu'min adalah salah satu nama Allah yang menunjukkan bahwa Dia adalah Zat yang memberikan keamanan, kepercayaan, dan ketenangan kepada hamba-Nya. Allah memberikan rasa aman kepada makhluk-Nya dari ketidakadilan, memberikan ketenangan dalam hati, dan membenarkan para rasul dengan tanda-tanda yang jelas.
Dikatakan bahwa makna lain dari isim Allah Al mu'min itu ialah yang membenarkan orang-orang pilihanNya. Dengan menampakkan mukjizat dan karomah yang menunjukkan kebenaran mereka, atau yang membenarkan bagi diriNya bahwa dia benar dalam janjiNya.
Hamba yang paling berhak atas isim Al mu'min itu ialah mereka yang menjadi sebab keselamatan makhluk dari ciptaan Allah subhanahu wa ta'ala, dengan memberi petunjuk ke jalan Allah dan membimbing ke jalan keselamatan. Dan ini merupakan tugas para nabi dan ulama Karena itulah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam bersabda : "sesungguhnya kamu berdesak-desakan di dalam neraka ibarat kupu-kupu, dan aku mengambilmu dengan memegang ikat pinggangmu."
Syekh Abdul Qodir Al Jaelani telah berkata sebagai berikut: "ketahuilah, bawa kesamaan dalam nama itu tidak menuntut kesamaan dalam zat, dikatakan bahwa pada hari kiamat kelak ada penyeru menyerukan bahwa siapa yang mempunyai nama sama dengan nama salah seorang nabi, ia dipersilahkan memasuki surga. Diantara kaum itu ada orang-orang yang namanya tidak sama dengan nama para nabi, lalu Allah subhanahu wa ta'ala berkata kepada mereka: "aku Al mu'min, dan aku pulalah yang menamakan kamu kamu mukminin !, maka akhirnya mereka pun memasuki surga dengan izin Allah subhanahu wa ta'ala."
2. Dalil dari Al-Qur'an dan Hadis
Dalil Al-Qur'an:
Allah menyebutkan nama Al-Mu'min dalam Surah Al-Hasyr ayat 23:
> هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ ۚ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ
“Dialah Allah yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Maha Memberi Keamanan (Al-Mu'min), Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala keagungan. Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” (QS. Al-Hasyr: 23)
Dalil Hadis:
Rasulullah bersabda tentang keamanan yang Allah berikan kepada para hamba-Nya:
> “Barang siapa yang di pagi hari merasa aman di tempat tinggalnya, sehat badannya, dan memiliki makanan untuk hari itu, maka seakan-akan dunia telah dikumpulkan untuknya.”
(HR. Tirmidzi)
3. Faidah dari Nama Al-Mu'min
1. Allah Memberikan Rasa Aman:
Allah memberikan rasa aman dari azab kepada orang-orang yang beriman dan bertakwa.
2. Penguat Keimanan:
Nama ini mengajarkan kita bahwa hanya Allah yang memberikan rasa aman dan keyakinan dalam hati manusia.
3. Membenarkan Para Nabi dan Rasul:
Allah sebagai Al-Mu'min membuktikan kebenaran para rasul-Nya melalui mukjizat dan wahyu.
4. Menjadikan Hati Tenang:
Allah memberikan ketenangan kepada hamba-Nya yang beriman dan bertawakal kepada-Nya.
Cara mengamalkan dan khasiat Isim Al mu'min :
1. Jika ada seseorang yang ketakutan akan suatu hal maka hendaklah ia berdzikir dengan nama YA MU'MIN sebanyak 36 kali kemudian dia berdoa memohon keamanan dan perlindungan dari segala bahaya, seperti membaca:
> اللَّهُمَّ يَا مُؤْمِنُ، أَمِّنَّا فِي دُنْيَانَا وَآخِرَتِنَا
“Ya Allah, wahai Al-Mu'min, berikanlah kami rasa aman di dunia dan akhirat kami.” Niscaya aman dirinya hartanya dan keluarganya dengan izin Allah subhanahu wa ta'ala.
2. Dan barang siapa yang mendawamkan dzikir Al mu'min setiap habis salat sebanyak 100 kali, kemudian dia berdoa dengan kalimat ini 3 kali ;
يا امان الخائفين امنا مما نخاف
يا امان الخائفين سلمنا مما نخاف
3× يا امان الخائفين نجنا مما نخاف
"Ya amanal khoifin aminna mimma nakhof. Ya amanal khoifin salimna mimma nakhof. Ya amanal khoifin najjina mimma nakhof ". 3×
maka Allah akan menjaganya dari sesuatu yang membahayakan dirinya keluarganya dan hartanya dan segala hajat dan kebutuhannya akan disampaikan oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
Komentar
Posting Komentar