Langsung ke konten utama

KEUTAMAAMAN BULAN MUHARRAM

AMALAN TANGGAL 10  PADA BULAN MUHARRAM

Ada bermacam-macam amalan yang dianjurkan pada saat hari Asyura',

Sebagimana telah dikumpulkan didalam bait Sya'ir sebagai barikut.
في يوم عاشوراء عشر تتصل 
             بــها اثنـتان ولها فضـل نـــقل 
صم صلِّ صلْ زر عالما واكتحل 
            رأس اليتيم امسح تصدق واغتسل
وسع على العيال قلم ظفرا 
             وسورة الإخلاص قل ألفا تـصل

(Ada dua belas amalan utama yang dilakukan di hari ‘Asyuro’, (10 Muharram)
Yaitu: 
1. Berpuasa.
2. Sholat.
3. Silatur Rahim; 
4. Berkunjung ke Ulama’. 
5. Menjengok Orang Sakit.
6. Bercelak; 
7. Mengusap Kepala Anak Yatim.
8. Bershodaqoh.
9. Mandi.
10. Membuat Kelonggaran Keluarga.
11. Memotong Kuku.
12. Membaca Surat Ikhlas 1000 kali.)

Dan Al-Alamah Ad-Dairaby telah menyebutkan di dalam kitab-kitab faidahnya, dan
Sayyidiy Muhammad Al-Amir As-Shogir dalam tulisannya tentang keutamaan-keutamaan 
hari Asyura',
dikutip dari Al-Alamah Al-Ajhuziy : 

أن من قال يوم عاشوراء "حسبنا الله ونعم الوكيل, 
نعم المولى ونعم النصير" (سبعين مرة), 
كفاه الله تعالى شر ذلك العام.

Barang siapa yang membaca pada saat 
hari Asyura' 
"Hasbunallah wa ni'mal wakil,
ni'mal maula wa ni'mannasir" (70X),
Niscaya Allah SWT menjaganya dari kejahatan/ keburukan di tahun tersebut.

Al-Imam Ibnu Hajar Al-Asqolaniy mengatakan dalam kitabnya Fathul Baari Syarh Shohih Bukhari,
ada beberapa kalimat,
siapa yang membacanya di hari Asyura',
maka hatinya tidak mati. 

بسم الله الرحمن الرحيم
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَمْ
سُبْحَانَ الله مِلأَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَىَ الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الِّرضَى
وَزِنَةَ الْعَرْشِ لَا مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْ اللهِ إِلّاَ إِلَيْهِ.
سُبْحَانَ الله عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِهِ التَّامَّاتِ كُالِّهَا،
أَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ كُلِّهَا بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَامَ الرَّاحِمِيْنَ،
وَلاَ حَوْلَا وَلاَ قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ،
وَهُوَ حَسْبِى وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ ،
وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى نَبِيِّنَا خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ أَجْمَعِيْنَ

Dan Rasulullah SAW memerintahkan kepada kita untuk berpuasa pada tanggal 9 dan 10 pada bulan Muharram,
dalam arti untuk tidak menyerupai kaum yahudi dan nasrani,
dan bertindak dengan hati-hati,
sebagaimana yang di sabdakan : 

"لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع فمات قبل ذلك"

Jika aku masih hidup pada tahun depan, niscaya aku akan berpuasa pada hari ke 9, akan tetapi Rasulullah SAW wafat sebelum tanggal tersebut.

Apakah keistimewaan puasa Tasu'a dan Asyuro' itu...?
Akan dihapus dosa setahun yang lalu.

سُئِلَ النَّبِيr  عَنْ صَوْمِ عَاشُورَاءَ ، فَقَالَ: (( يُكَفَّرُ السَّـنَةَ المْـَاضِـيَةَ ))

Nabi pernah ditanyai tentang puasa arofah, Beliau bersabda: akan dihapus (dosa) 
setahun yang lalu.
Nabi pernah bersabda:

صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يَكَفِــّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وقَالَ لَئِنْ عِشْتُ إِلَى قَابِلٍ لَأَصُومَنَّ التــَّاسِعَ فَمَاتَ قَبْلَهُ - رَوَاهُمَا مُسْلِمٌ

Rasulullah ﷺ berabda
“Puasa hari ‘Asyuro’ aku berharap kepada Allah menghapus (dosa) setahun lalu”. 
Dan Beliau bersabda: 
“Sungguh jika saya masih hidup sampai tahun mendatang, niscaya aku akan berpuasa di hari Tasu’a”, lalu beliau wafat

Niat Puasa Hari Tasu'a Tgl 9 Asyuro'

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ مِنْ يَوْمِ تَاسُوْعَاءَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Niat Puasa Tgl 10 ‘Asyuro’:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ مِنْ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CIRI-CIRI BUROK DALAM HADIST SHOHIH

Ciri-Ciri Buraq dalam Hadis: Pemahaman dan Penjelasan Buraq merupakan makhluk yang sangat penting dalam perjalanan Isra' dan Mi'raj yang dialami oleh Nabi Muhammad ﷺ. Perjalanan ini mengisahkan tentang perjalanan malam Nabi dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa dan kemudian menuju langit. Salah satu elemen penting dalam perjalanan tersebut adalah Buraq, kendaraan yang digunakan oleh Rasulullah ﷺ. Banyak cerita yang berkembang mengenai rupa dan sifat Buraq, namun dalam artikel ini kita akan membahasnya berdasarkan hadis-hadis sahih serta penjelasan dari para ulama. 1. Sifat Buraq dalam Hadis Deskripsi Buraq Menurut Hadis Shahih. Buraq digambarkan dalam hadis sebagai makhluk yang memiliki sifat fisik yang luar biasa. Salah satu hadis yang paling terkenal tentang Buraq diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu. Dalam hadis tersebut, Rasulullah ﷺ menyatakan bahwa Buraq adalah hewan yang berwarna putih dan memiliki ukuran tubuh yang unik: Teks Arab: عَنْ أَنَسٍ رَضِ...

Latudrikuhul Absoru,Surat Al-An’am Ayat 103, dan Hikmah di dalamnya.

Mengutip buku Teologi Islam susunan Muhammad Ridwan Efendi (2021), Allah adalah Dzat yang Maha Melihat. Dia bisa melihat segala perbuatan manusia, baik yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Firman Allah SWT, surat Al-An'am : 103 لَا تُدْرِكُهُ الْاَبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الْاَبْصَارَۚ وَهُوَ اللَّطِيْفُ الْخَبِيْرُ Latudrikuhul absoru wa huwa yudrikul absooro wa huwalathiiful khobiir Artinya: “Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu, dan Dialah  Yang Mahahalus, Mahateliti.” Tafsir Ayat a. Tafsir Jalalayn Mata makhluk tidak mampu melihat Allah di dunia karena keterbatasan makhluk, sedangkan Allah melihat segala sesuatu tanpa batas. Dia adalah al-Lathif (Yang Maha Halus), yaitu yang mengetahui hal paling tersembunyi, dan al-Khabir (Yang Maha Mengetahui), yaitu yang mengetahui segala perbuatan makhluk. b. Tafsir Ibnu Katsir Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat ini menegaskan kemahakuasaan Allah yang tidak ...

KHASIAT SURAT AT-TAUBAH AYAT 128-129

Diantara khasiat dua ayat ini maksudnya LAQAD JAA`AKUM s/d akhir surat, bahwasanya barang siapa membacanya pada satu hari maka dia tidak akan mati pada hari tsb, sebagaimana diriwayatkan dari Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam َ Fadhilah Khusus dari Surat At-Taubah Ayat 128-129 ?  Dalam Kitab Mujarrabat Ad-Dairabi Al-Kabir, karya Syeikh Ahmad Dairabi, halaman 42, cetakan Mathba’ah Musthafa Muhammad, Mesir, diterangkan: Dalam satu riwaayat, dia tidak akan dibunuh, dan tidak akan dibukul dengan besi. Jika dia membacanya di malam hari maka sebagaimana yang disebutkan diatas (maksudnya dia tidak akan mati di malam hari tsb). Hadits ini dituturkan oleh ba'dhusholihin. عن الشيخ التجاني ا من قرأ آية الحرص ( لقد جاءكم رسول من أنفسكم...........) مرة بعد صلاة الصبح حفظ قلبه و بعد صلاة الظهر (مرة) أحيا قلبه و ثبته في الحياة الدنيا و الآخرة و بعد صلاة العصر (مرة)لم يمت موت الفجأة و بعد صلاة المغرب (مرة) رزق الاستقامة و بعد صلاة العشاء (مرة) حفظ من كبار المعاصي و بعد الوتر (مرة) كفى أمر الر...