Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

Asmaul Husna: Al-Mushawwir (المصور) "menciptakan sesuatu dengan bentuk tertentu."

Asmaul Husna: Al-Mushawwir (المصور) 1. Arti Bahasa Secara bahasa, Al-Mushawwir (المصور) berasal dari kata ṣawwara (صَوَّرَ) yang berarti "membentuk," "menggambar," atau "menciptakan sesuatu dengan bentuk tertentu." 2. Arti Istilah Dalam istilah, Al-Mushawwir adalah salah satu dari 99 nama Allah yang menunjukkan bahwa Allah adalah Dzat yang menciptakan makhluk dengan bentuk dan rupa yang sempurna sesuai dengan kehendak-Nya. 3. Arti Makna Makna dari Al-Mushawwir adalah bahwa Allah tidak hanya menciptakan makhluk, tetapi juga memberikan bentuk, rupa, serta struktur yang unik bagi setiap ciptaan-Nya. Setiap makhluk memiliki bentuk yang berbeda, sesuai dengan kebijaksanaan dan kehendak Allah. Asmaul Husna: Al-Mushawwir (المصور) dalam Al-Qur'an dan Hadis 1. Dalil dalam Al-Qur'an Salah satu ayat yang menyebutkan nama Al-Mushawwir adalah: QS. Al-Hasyr: 24 اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّم...

Asmaul Husna Al-Bāri’ (البَارِئُ) – Maha Pencipta yang Sempurna

Asmaul Husna: Al-Bāri’ (البَارِئُ) 1. Arti Secara Bahasa Secara bahasa, Al-Bāri’ (البَارِئُ) berasal dari kata بَرَأَ - يَبْرَأُ - بَرْءًا yang berarti menciptakan sesuatu dari ketiadaan dengan bentuk yang sempurna dan tanpa kekurangan. Kata ini juga bisa bermakna membebaskan atau menyucikan sesuatu dari cacat. 2. Arti Istilah Dalam konteks Asmaul Husna, Al-Bāri’ bermakna bahwa Allah adalah Sang Pencipta yang Maha Menyusun dan Membentuk dengan Kesempurnaan. Allah menciptakan makhluk tanpa ada kesalahan atau kekurangan, serta memberikan bentuk yang paling sesuai dengan fungsi dan tugasnya. 3. Makna Tafsir Menurut Ulama Tafsir Para mufasir menjelaskan makna Al-Bāri’ dalam berbagai tafsir, antara lain: a. Tafsir Ath-Thabari Ibnu Jarir Ath-Thabari menafsirkan Al-Bāri’ sebagai Allah yang menciptakan makhluk-Nya dalam bentuk yang sesuai dengan takdir-Nya dan membedakan mereka dengan keunikan masing-masing (Tafsir Ath-Thabari, 1/136). b. Tafsir Al-Baghawi Imam Al-Baghawi dalam Ma‘ālim at-Tanz...

HIZIB SIR

بسم الله الرحمن الرحيم سر. صفات. ذات. نور. وجود  Sir, sifat, zat, nur, wujud  سر الله  صفات الله  ذات الله  نور الله  وجود الله.  Sirullah  sifatullah  dzatullah  nurulloh  wujudullah سر الله- الله ٫  صفات الله- الله ٫  ذات الله- الله٫  نور الله- الله,  وجود الله- الله  SIRRULULLOH- ALLOH SHIFATULLOH-ALLOH DZATULLOH-ALLOH NUURULLOH-ALLOH WUJUUDULLOH-ALLOH   Wujudkanlah Ya Allah   Syaiullillahi lahum, warohmatullahi wabarokatuh alfatihah... Baca alfatihah 1kali Al-Ikhlas semampunya ________________________________ Khasiat daripada Isim ini adalah menyampaikan segala hajatan dan maksud,  dibaca sebanyak tujuh kali bakda salat dan didawamkan tidak putus selama 7 hari.

CIRI-CIRI BUROK DALAM HADIST SHOHIH

Ciri-Ciri Buraq dalam Hadis: Pemahaman dan Penjelasan Buraq merupakan makhluk yang sangat penting dalam perjalanan Isra' dan Mi'raj yang dialami oleh Nabi Muhammad ﷺ. Perjalanan ini mengisahkan tentang perjalanan malam Nabi dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa dan kemudian menuju langit. Salah satu elemen penting dalam perjalanan tersebut adalah Buraq, kendaraan yang digunakan oleh Rasulullah ﷺ. Banyak cerita yang berkembang mengenai rupa dan sifat Buraq, namun dalam artikel ini kita akan membahasnya berdasarkan hadis-hadis sahih serta penjelasan dari para ulama. 1. Sifat Buraq dalam Hadis Deskripsi Buraq Menurut Hadis Shahih. Buraq digambarkan dalam hadis sebagai makhluk yang memiliki sifat fisik yang luar biasa. Salah satu hadis yang paling terkenal tentang Buraq diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu. Dalam hadis tersebut, Rasulullah ﷺ menyatakan bahwa Buraq adalah hewan yang berwarna putih dan memiliki ukuran tubuh yang unik: Teks Arab: عَنْ أَنَسٍ رَضِ...

ASMAUL HUSNA AL-KHOLIQ ( الخالق )

Makna Asmaul Husna Al-Kholiq ( الخارق ) Al Kholik ialah zat yang menjadikan alam semesta dan yang memanjangkannya. Menurut Bahasa: Kata Al-Kholiq (خَالِق) berasal dari bahasa Arab yang berarti "Pencipta" atau "Yang Maha Menciptakan". Dalam konteks ini, Al-Kholiq merujuk pada Allah sebagai sumber penciptaan segala sesuatu yang ada di alam semesta ini, baik yang tampak maupun yang tidak tampak. Allah adalah yang menciptakan segala makhluk dengan kehendak-Nya, tanpa bantuan atau perantara. Menurut Makna: Al-Kholiq adalah salah satu dari 99 nama Allah yang menunjukkan sifat Allah yang Maha Pencipta. Allah menciptakan segala sesuatu, baik alam semesta, makhluk hidup, dan segala fenomena yang ada di dunia ini. Penciptaan Allah tidak terbatas dan sempurna, sehingga tidak ada yang dapat menandingi-Nya dalam hal ini. Ciptaan-Nya bersifat terencana dan penuh dengan hikmah, sesuai dengan tujuan yang ditetapkan-Nya. Dalil Qur'an dan Hadits tentang Asmaul Husna Al-Kholiq Dal...

ASMAUL HUSNA AL-MUTAKABBIR ( المتكبر )

Asmaul Husna "Al-Mutakabbir": 1. Arti Bahasa Secara bahasa, kata "Al-Mutakabbir" berasal dari akar kata Arab kaf-ba-ra (كبر), yang berarti besar atau agung. Kata ini menunjukkan sifat kebesaran, keagungan, dan keperkasaan. 2. Arti Istilah Dalam Asmaul Husna, "Al-Mutakabbir" berarti Yang Maha Megah, Maha Agung, dan Yang Memiliki Keagungan Mutlak. Allah adalah satu-satunya yang berhak menyandang sifat ini karena keagungan-Nya tidak dapat dibandingkan dengan makhluk mana pun. Arti Makna, dia Allah yang melihat segala sesuatu itu hina bila dibandingkan dengan diri-Nya sendiri, dan dia tidak melihat keagungan lain dan kebesaran itu kecuali pada diri-Nya sendiri. Dia memandang yang lain seperti pandangan seorang raja kepada hambanya, dan ini tidak terbayangkan secara mutlak dan sempurna kecuali bagi Allah subhanahu wa ta'ala. Isim Al Mutakabbir itu mengumpulkan segala makna tanzih ( penyucian ) , jadi barang siapa mengenal ketinggian keagungan dan kebesaran ...

AMALAN SUGIH

Lakukan sholat Dhuha 4 rokaat dengan dua kali salam selama 40 hari 1. Rokaat pertama setelah fatihah baca surat assyamsi dan rokaat kedua setelah fatihah baca surat adduha kemudian salam 2. Rokaat pertama setelah fatihah baca Al kafirun dan rokaat kedua setelah fatihah baca Al-Ikhlas kemudian salam Kemudia baca surat ad-dhuha 40 kali di kalimat ( Wawa jadaka dolan fahada ) baca 7 kali Kemudia berdoa : ربي اغفر لي وارحمني واتب علي انك انت التواب الرحيم اللهم يا غني ويا مغني اغني غينا لا اخاف بعده فقرا واهدني فاني ضال وعلمني فاني جاهل برحمتك يا ارحم الراحمين ٧× Robbi Firli warhamni watub alayya innaka antat tawaburrohim allahumma ya ghoniyu ya mughni aghnini ginan la akhofu ba'dahu fakron wahdini fa inni dholun wa alimni fa inni jahil bi rahmatika ya arhamarrohimin ________________________________ Artinya: ya Tuhanku ampuni aku kasih sayangi aku terima tobatku sesungguhnya engkau yang menerima tobat lagi maha pengasih .Ya Allah yang maha kaya yang memberikan kekayaan maka berikanla...

ASMAUL HUSNA AL JABBAR ( الجبار )

Berikut penjelasan lengkap mengenai Ya Jabbar: 1. Arti Bahasa dan Istilah Bahasa: Secara bahasa, "Al-Jabbar" berasal dari akar kata jabr (جَبْرٌ) yang berarti "memperbaiki", "memaksa", atau "menyempurnakan". Istilah: Dalam konteks Asmaul Husna, Al-Jabbar berarti Allah Yang Maha Perkasa, yang memiliki kekuasaan mutlak untuk memaksakan kehendak-Nya, sekaligus menyempurnakan atau memperbaiki keadaan makhluk-Nya. 1. Dalil dari Al-Qur'an     1. Surah Al-Hasyr (59:23) اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ ۚ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ Artinya: "Dialah Allah yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa (Al-Jabbar), Yang Memiliki Segala Keagungan. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan."     2. Surah Qaf (50:45) ...

Latudrikuhul Absoru,Surat Al-An’am Ayat 103, dan Hikmah di dalamnya.

Mengutip buku Teologi Islam susunan Muhammad Ridwan Efendi (2021), Allah adalah Dzat yang Maha Melihat. Dia bisa melihat segala perbuatan manusia, baik yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Firman Allah SWT, surat Al-An'am : 103 لَا تُدْرِكُهُ الْاَبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الْاَبْصَارَۚ وَهُوَ اللَّطِيْفُ الْخَبِيْرُ Latudrikuhul absoru wa huwa yudrikul absooro wa huwalathiiful khobiir Artinya: “Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu, dan Dialah  Yang Mahahalus, Mahateliti.” Tafsir Ayat a. Tafsir Jalalayn Mata makhluk tidak mampu melihat Allah di dunia karena keterbatasan makhluk, sedangkan Allah melihat segala sesuatu tanpa batas. Dia adalah al-Lathif (Yang Maha Halus), yaitu yang mengetahui hal paling tersembunyi, dan al-Khabir (Yang Maha Mengetahui), yaitu yang mengetahui segala perbuatan makhluk. b. Tafsir Ibnu Katsir Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat ini menegaskan kemahakuasaan Allah yang tidak ...

ASMAUL HUSNA AL-AZIZ (العزيز)

Arti Al-Aziz Secara bahasa, Al-Aziz (العزيز) berasal dari akar kata ‘azza – ya’izz – ‘izzatan yang berarti kuat, perkasa, mulia, dan tidak terkalahkan. Al-Aziz adalah salah satu nama Allah yang menunjukkan bahwa Allah Maha Perkasa, Maha Mulia, dan tidak ada satu pun yang mampu mengalahkan. Istilah Al-Aziz Dalam istilah, Al-Aziz menggambarkan sifat Allah sebagai Zat yang memiliki kekuatan tak tertandingi, kehormatan yang sempurna, serta keagungan yang mutlak. Allah dengan sifat Al-Aziz tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kewibawaan dan otoritas mutlak atas seluruh makhluk-Nya. Dalil dari Al-Qur'an dan Hadis Dalil Al-Qur'an: Allah berfirman: إِنَّ رَبَّكَ هُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ "Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang." (QS. Asy-Syu’ara: 9) Dalil lain: لِلَّهِ ٱلۡعِزَّةُ جَمِيعًاۚ "Kemuliaan itu semuanya milik Allah." (QS. Fathir: 10) Dalil Hadis: Rasulullah ﷺ bersabda: إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ يُحِبُّ الْعِزَّةَ “Se...

ASMAUL HUSNA AL MUHAIMIN (المهيمن )

Makna Al-Muhaimin Al-Muhaimin (ٱلْمُهَيْمِنُ) adalah salah satu dari Asmaul Husna yang berarti "Yang Maha Memelihara", "Yang Maha Mengawasi", atau "Yang Maha Melindungi". Kata ini berasal dari akar kata bahasa Arab haymana, yang artinya menjaga, mengawasi, atau melindungi sesuatu. Allah disebut Al-Muhaimin karena Dia adalah pengawas dan pemelihara segala sesuatu di alam semesta, yang tidak pernah lengah atau lalai.  Al Muhaimin berarti juga adalah hak Allah subhanahu wa ta'ala bahwa Dia mengurus keperluan semua makhlukNya, berupa pekerjaan mereka rezeki mereka dan ajal mereka: yaitu dengan memperhatikan, menguasai, dan memeliharanya. Jadi, yang menghimpunkan ketiga makna itulah Al Muhaimin ,  dan itu tidak akan terkumpul secara mutlak dan sempurna kecuali bagi Allah subhanahu wa ta'ala semata. Penjelasan Al-Muhaimin dari Tafsir Ulama Para ulama memberikan penafsiran tentang sifat Al-Muhaimin sebagai berikut: 1. Imam Al-Qurtubi: Al-Muhaimin adalah A...

TAFSIR SURAT AL-FATIHAH

Dalam Tafsir Al Faatihah karya Mbah Yai Ahmad Asmuni Pethuk, disebutkan bahwa Surat Al Fatihah itu berhubungan erat dengan ayat terakhir Surat Al Baqarah : 1.Ayat : رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا “Wahai Tuhan kami, kami memohon kepadaMu janganlah siksa kami bila kami lupa kepadaMu atau bila kami berbuat dosa” Merupakan doa agar dicegah dari lupa akan dzikir. Dzikir di sini bisa dimaknai menyebut nama Gusti Allah. Maka ayat ini berhubungan dengan ayat (بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الر...

ASMAUL HUSNA AL-MU'MIN ( المؤمن )

Asmaul Husna: Al-Mu'min (المؤمن) 1. Arti Secara Bahasa dan Istilah Bahasa: Secara bahasa, Al-Mu'min berasal dari akar kata آمن (a-m-n) yang berarti "memberikan rasa aman," "percaya," atau "melindungi." Istilah: Al-Mu'min adalah salah satu nama Allah yang menunjukkan bahwa Dia adalah Zat yang memberikan keamanan, kepercayaan, dan ketenangan kepada hamba-Nya. Allah memberikan rasa aman kepada makhluk-Nya dari ketidakadilan, memberikan ketenangan dalam hati, dan membenarkan para rasul dengan tanda-tanda yang jelas. Dikatakan bahwa makna lain dari isim Allah Al mu'min itu ialah yang membenarkan orang-orang pilihanNya. Dengan menampakkan mukjizat dan karomah yang menunjukkan kebenaran mereka, atau yang membenarkan bagi diriNya bahwa dia benar dalam janjiNya. Hamba yang paling berhak atas isim Al mu'min itu ialah mereka yang menjadi sebab keselamatan makhluk dari ciptaan Allah subhanahu wa ta'ala, dengan memberi petunjuk ke jalan Allah d...

Asmaul Husna: As-Salaam (السلام)

Makna As-Salaam (السلام) As-Salaam adalah salah satu dari 99 nama Allah yang mencerminkan sifat Allah sebagai sumber keselamatan, kedamaian, dan ketenteraman. Berikut penjelasan maknanya dari berbagai perspektif: 1. Makna As-Salaam Secara Etimologi (Bahasa) Kata As-Salaam berasal dari akar kata س ل م (sin-lam-mim) dalam bahasa Arab, yang memiliki beberapa makna dasar, seperti: Keselamatan (السلامة) Kedamaian (السكينة) Bebas dari kekurangan atau kecacatan (البراءة من العيب والنقص) As-Salaam secara literal berarti "Yang Mahaselamat" atau "Yang Memberi Keselamatan." Dalam konteks bahasa, As-Salaam juga menunjukkan Allah sebagai sumber utama kedamaian dan penjaga keselamatan makhluk-Nya 2. Makna As-Salaam Secara Istilah Dalam istilah teologi Islam, As-Salaam adalah nama Allah yang menunjukkan bahwa: Allah bebas dari segala kekurangan, cacat, atau sifat negatif. Allah adalah pemberi keselamatan bagi hamba-hamba-Nya di dunia dan akhirat. Allah menciptakan keamanan, kedama...

القدوس ASMAUL HUSNA Al QUDDUS

Isim ini diambil dari kata Al-Quds yang artinya suci, maksud dari isim ini adalah bahwa Allah adalah zat yang suci dari segala kekurangan dan kebinasaan, yang pantas dengan sifat-sifat kesempurnaan, artinya Allah itu suci dari segala sifat yang dapat dirasakan oleh indra, atau yang dapat dibayangkan oleh khayalan, atau yang didahului oleh persangkaan, atau yang terlintas dalam hati sanubari. Orang yang mendekatkan diri kepada Allah dengan berakhlak dan berzikir dengan isim ini hendaklah ia membersihkan akidahnya dari selain Allah subhanahu wa ta'ala. Asma Allah Al-Quddus (الْقُدُّوسُ) memiliki arti "Yang Maha Suci". Nama ini menunjukkan sifat Allah yang bersih dari segala kekurangan, cacat, atau sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya. Allah Al-Quddus adalah Zat yang sempurna, suci dari kesalahan, dan tidak ada satu pun makhluk yang dapat menyamai kesucian-Nya. Berikut adalah beberapa keutamaan Asma Al-Quddus: 1. Kesucian Zat dan Sifat Allah Allah Al-Quddus adalah Zat yang ...

ASMAUL HUSNA AL MALIK الملك

AL-MALIK   maknanya adalah zat yang tidak membutuhkan, dalam zat dan sifatnya, segala sesuatu yang ada sebaliknya, semua yang ada butuh kepadanya. Dia Maharaja mutlak yang sebenarnya. Dialah ia mengendalikan segala urusan makhlukNya dengan seksama tanpa membutuhkan bantuan atau dihalangi. Allah berfirman dalam surat al-mu'minun ayat 16  لمن الملك اليوم "Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini..." Ketika tidak ada yang menyahut maka Allah subhanahu wa ta'ala sendiri yang menjawabnya:  لله الواحد القهار "Hanya kepunyaan Allah yang maha esa lagi maha mengalahkan..." Khasiatnya : Barang siapa membaca isim ini dengan rutin tiap-tiap pagi hari pada waktu matahari tergelincir sebanyak 100 kali, niscaya hatinya akan menjadi bersih, dan lenyaplah segala kekotorannya. Barang siapa membacanya sesudah terbit fajar sebanyak 121 kali, maka Allah akan memberinya kekayaan dari karunianya, baik dengan sebab-sebab maupun dengan pintu yang dibukakan oleh Allah atasnya. Dan b...

KEUTAMAAMAN BULAN MUHARRAM

AMALAN TANGGAL 10  PADA BULAN MUHARRAM Ada bermacam-macam amalan yang dianjurkan pada saat hari Asyura', Sebagimana telah dikumpulkan didalam bait Sya'ir sebagai barikut. في يوم عاشوراء عشر تتصل               بــها اثنـتان ولها فضـل نـــقل  صم صلِّ صلْ زر عالما واكتحل              رأس اليتيم امسح تصدق واغتسل وسع على العيال قلم ظفرا               وسورة الإخلاص قل ألفا تـصل (Ada dua belas amalan utama yang dilakukan di hari ‘Asyuro’, (10 Muharram) Yaitu:  1. Berpuasa. 2. Sholat. 3. Silatur Rahim;  4. Berkunjung ke Ulama’.  5. Menjengok Orang Sakit. 6. Bercelak;  7. Mengusap Kepala Anak Yatim. 8. Bershodaqoh. 9. Mandi. 10. Membuat Kelonggaran Keluarga. 11. Memotong Kuku. 12. Membaca Surat Ikhlas 1000 kali.) Dan Al-Alamah Ad-Dairaby telah menyebutkan di dalam kitab-kitab faidahnya, dan Sayyidiy Muhammad Al-Amir As-Shogir dalam tulisannya tentang ke...

Amalan 27 Rajab Mendatangkan Rizki Berlimpah

 Berikut amalan hari  jumat terakhir di bulan Rajab; Simak penjelasannya dalam kitab Kanzun Najah Was Surur berikut.    (فائدة مهمة) قد جاء فى كنز النجاح والسرور ان من قرأ فى آخر جمعة من رجب والخطيب على المنبر أحمد رسول الله محمد رسول الله خمسا وثلاثين مرة لا تنقطع الدرهم من يده تلك السنة. Di redaksi ini, dijelaskan beberapa keterangan. Pertama, barangsiapa membaca “Ahmad Rasulullah, Muhammad Rasulullah” sebanyak 35 kali di Jumat terakhir bulan Rajab pada saat khatib di atas mimbar, maka dirham tidak akan terputus di tangannya pada tahun itu. السؤال كيف يقرأ والخطيب على المنبر وهو فى نفس الوقت مأمور بالانصات الجواب أنه ليس من شروط القراءة التلفظ بل استحضارها بالقلب يكفي او يقرأ حال الجلوس على المنبر قبل الخطبة او يقرأ حال الدعاء او الترضي من الصحابة لان المراد بالانصات حال الخطبة هو الانصات حال استماع اركان الخطبة لاغير Kedua, bagaimana kita membacanya? Sedangkan khotib di atas mimbar, dan di waktu itu kita di perintahkan untuk diam mendengar khutbah? Penjelasannya b...