RAHASIA GERAKAN SHALAT BAGI KESEHATAN TUBUH MANUSIA
Praktek sholat dilaksanakan paling sedikit di kerjakan pada lima wamtu yang telah ditetapkan. Waktu tersebut adalah sebagai berikut :
Fajr : Dimulai kira-kira empat puluh lima menit sebelum matahari terbit dan merentangnya hingga terbitnya matahari.
Zuhur : Dimulai setelah matahari melewati titik tengah dan mulai turun searah busur.
'Asar : Dimulai setelah matahari telah melintas membagi dua busur yang dibuat oleh bayangan, ketika bayangan tubuh sama dengan panjang dua tubuh.
Magrib : Dimulai persis setelah matahari tenggelam dibawah horison dan tidak ada sinar yang memantul dari awan.
'Isya' : Dimulai ketika malam sudah turun sepenuhnya, kira-kira satu jam atau dua puluh menit setelah waktu magrib.
Adapun sholat dikerjakan dengan delapan posisi tubuh secara terpisah, postur tersebut adalah :
postur 1
Nama sikap tubuh : Niat takbirotul ihram ( takbir pertama )
Tempo : 5 detik
Bacaan : "Allahu Akbar "
Angkat tangan, telapak tangan terbuka, sampai telinga dan letakkan ibu jari dibelakang daun telinga, seraya mengucapkan Allahu akbar ( Allah Maha besar ).
Efek yang yang dihasilkan :
Tubuh merasa dibebaskan dari beban karena pembagian beban yang sama pada kedua kaki. Luruskan punggung sehingga memperbaiki postur. Pikiran dikendalikan akal budi. Pandangkan dipertajam dengan memfokuskan pada lantai, tempat sujud Kepala. Otot-otot punggung bagian atas dan bawah dilemaskan. Pusat otak bagian atas dan bawah dipadukan membentuk suatu kesatuan tujuan. Hal ini menghasil sikap dan konsentrasi tinggi sehingga dalam pekerjaan menghasilkan hasil maksimal.
Postur Tubuh 2
Letakkan tangan, yang kanan diatas yang kiri,
Nama sikap tubuh : Qiyam
Tempo : 40-60 detik
Kemudian membaca surah alfatihah : "bismillahirrohmanirrohiim. Al hamdulillahi robbil 'alamiin. Arrohmanirrohiim. Maaliki yaumiddin. Iyya kana' budu wa iyya kanas ta'in. Ihdinash shirotol mustaqiim. Shirotol lazdinaa an amta 'alaihim. Ghoiril magh dhubi 'alaihim waladhoolliin. Aamiin."
Setelah membaca Al- Fatihah kemudian diikuti dengan membaca surah pendek, yang terdiri paling sedikit tiga ayat.
Efek yang dihasilkan : Memperpanjang konsentrasi, menimbulkan perasaan kerendahaan hati, kesederhanaan dan kesalehan. Getaran-getaran vokal dari ayat yang dibacakan merangsang penyebaran sembilan puluh sembilan asma Allah swt keseluruh tubuh, pikiran, dan jiwa. Suara vokal dalam bahasa arab seperi "a" dan "i" serta "u" merangsang jantung, kelenjar gondok, kelenjar vinieal, kelenjar bawah otak, kelenjar adrenal dan paru-paru, membersihkan dan meringankan semua organ tersebut. "Subhanalloh".
Postur Tubuh 3
Membungkuk pada pinggang, letakkan telapak tangan pada lutut dengan jari-jari direnggangakan. Punggung sejajar dengan lantai, sehingga jika gelas air diletakkan diatasnya tidak akan tumpah. Mata memandang ke tempat sujud, jangan membengkokkan lutut kaki.
Nama : Ruku'
Tempo : 12 detik ±
Bacaan : Subhanaa Robbiyal Adzimi wabihamdihii. 3× ( maha suci Tubanku, lagi Maha Agung dan segala Puji bagi-Nya ).
EFek yang dihasilkan :
Melonggarkan otot-otot punggung bagian bawah, paha dan betis. Darah dipompa ke batang tubuh bagian atas, melonggarkan otot perut, abdomen dan ginjal. Postur ini membentuk kepribadian, membersihkan hati dan menibulkan kebaikan dan meningkatkan keselarasan bathin spritual dan rohani jiwa.
Postur Tubuh 4
Ketika bangkit dari posisi rukuk' bacalah "Sami' Allahu liman hamidah Robbanaa lakal hamdu". ( Allah mendengar orang yang memujinya, Tuhan kami milik-Mu segala puji ).
Nama : Qauma
Tempo : 7 detik
Bacaan : Setelah berdiri selama tujuh detik, ucapakan : " Allahu Akbar". Lalu bergerak keposisi berikut.
Efek yang dihasilkan :
Darah segar yang bergerak naik ke batang tubuh pada fostur sebelumnya kembali ke adaan semula, dengan membawa toksin. Tubuh rilek kembali dan terasa segar serta lepas perasaan tegang dan panik.
Postur Tubuh 5
Letakkan kedua tangan di atas lutut lalu rendahkan tubuh Anda secara perlahan pelan-pelan dan enteng ke posisi berlutut. Kemudian sentuh kepala dan tangan ke tempat sujud. Tujuh anggota tubuh berikut ini harus menyentuh lantai : dahi, dua telapak tangan, dua lutut, ujung-ujung jari kedua kaki, inilah yang dinamakan sujud.
Nama : Sujud
Tempo : 15 detik
Bacaan : "Subhanaa Robbiyal A'laa wabihamdihi". ( Maha Suci TuhanKu Lagi maha Tinggi Segala Puji baginya )
Di baca Tiga kali dengan penuh khusyu dan harapan tidak terburu-buru dalam posisi ini.
Efek yang dihasilkan :
Mencegah kegombyoran atau kegemukan dibagian perut. Menambah aliran darah ke bagian atas tubuh. Terutama bagian atas kepala, mata dan hidung, juga paru-paru, toksin-toksin dibersihkan oleh darah. Mempertahankan posisi yang benar pada janin wanita hamil. Mengurangi tekanan darah tinggi. Menambah elastisitas tulang-tulang sendi. Menghilangkan sifat sombong dan angkuh. Meningkatkan ruhani dan menghasilkan energi bathin yang tinggi.
Postur Tubuh 6
Membaca : "Allahu Akbar", bangkit dari posisi 5 lalu duduk dengan postur seperti dalam gambar
Nama : Qu'ud ( Duduk antara dua sujud )
Tempo : 7 detik ±
Bacaan : "Robbigh firlii warhamnii wajburnii war fa'nii warzuqnii wahdinii wa fu'anii".
( Ampuni aku ya Allah, sayangi aku, cukupi kekuranganku, beri aku rezki, beri aku petunjuk, dan maafkan aku ).
Efek yang dihasilkan :
Bagi laki-laki tumit ( jempol ) kaki kanan ditekuk dan bobot kakiserta bagian tubuh bertumpu pada tumit kaki tersebut. Sikap ini membantu menghilangkan efek racun pada hati dan merangsang gerakan di usus besar ( peristaltik ).
Bagi wanita kedua kaki disatukan dibawah tubuhnya. Tubuh kembali keposisi pengendoran yang lebih besar dan posisi ini membantu pencernaan dengan mendesak turun isi perut.
Postur Tubuh 7
Ulangi gerakan-gerakan postur 5, kemudian baca "Allahu Akbar " kembali pada posisi duduk seperi pada postur 6
Nama : Sujud ( ke2 )
Tempo : 15 detik
Efek yang dihasilkan :
pengulangan sujud kedua dalam beberapa detik membersihkan sistem pernapasan, perederan darah, dan saraf. Tubuh terasa ringan dan kegembiraan emosional di bathin. Oksigen menyebar keseluruh tubuh, menyeimbangkan sistem saraf simpatik dan parasimpatik.
Postur Tubuh 8
Dari postur 5, pengulangan postur 6, dengan kepala dalam posisi sujud angakat kepala dari lantai lalu gerakkan batang tubuh kebelakang. Letakkan tangan di atas lutut.
Ulangi prosedur diatas secara terbalik untuk sujud kembali. Dan sambil membaca Allahu Akbar, kembali posisi berdiri.
Selesailah satu rakaat gerakan sholat.
Sholat dikerjakan sebanyak dua, tiga, atau empat raka'at sesuai dengan waktunya.
Adapun pada akhir sholat didalm tahiyat akhir, kepada ditundukkan mata menatap kearah tempat sujud, kemudian kepala di putar pelan sepenuhnya kearah kanan sehingga mata dapat melihat punggung sepintas lewat pundak dan membaca "Assalamu alaikum warah matullohi, begitu pula ketika memjtar pala kekiri.
Pernyataan ini ditunjukkan pada kedua malaikat pencatat segala amal baik maupun buruk.
Adapun ciri menarik dari gerakan shalat bahwa selama melakukan gerakan ( Qiyam ruku dan sujud ), maka fisik membentuk huruf arab "alif" , "dal", dan "mim". Huruf ini melapalkan kata Adam, manusia pertama yang Allah swt ciptakan.
Hal lain yang penting mengenai praktik shalat yang merupakan aktifitas fisik semata, adalah bahwa orang dari segala usia dapat melaksanakannya. Gerakan mudah, halus dan merupakan pola pengembangan fisik yang luar biasa dan terhebat.
Dalam sehari paling sedikit kita melaksanakan tujuh belas rakaat yang terdiri dari sembilan belas posisi terpisah pada tiap rakaatnya. Total 119 postur perhari atau 3570 postur perbulan atau 42840 postur setahun.
Siapapun yang melakukannya dengan benar dan baik maka akan tercegah dari sekumpulan penyakit ringan dan berat.
Praktik shalat ini dapat dilakukan dimanapun tidak memerlukan perlengkapan khusus dan sama sekali gratis.
Di kisahkan dalam hadist bahwa Tuhan berkata kepada Nabi Musa As, "Wahai Musa bila kamu ingin mengingat Aku, maka ingatlah Aku dengan benar sehingga seluruh anggota badanmu bergetar dan engkau mendekat kepad-Ku dengan mesra dikala ingat dan puas beristirahat. Ketika kamu berdiri didepan-Ku maka berdirilah dengan hati bagaikan bydak yang sangat lemah, dan bicaralah kepada-Ku dengan lisan yang benar."
Kemudian Tuhan berfirman kepadanya, "Suruhlah para pengikutmu yang membangkang agar ingat kepada-Ku, Aku bersumpah atas diri-Ku sendiri bahwa Aku akan mengingat orang yang ingat pada-Ku".
Ciri-Ciri Buraq dalam Hadis: Pemahaman dan Penjelasan Buraq merupakan makhluk yang sangat penting dalam perjalanan Isra' dan Mi'raj yang dialami oleh Nabi Muhammad ﷺ. Perjalanan ini mengisahkan tentang perjalanan malam Nabi dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa dan kemudian menuju langit. Salah satu elemen penting dalam perjalanan tersebut adalah Buraq, kendaraan yang digunakan oleh Rasulullah ﷺ. Banyak cerita yang berkembang mengenai rupa dan sifat Buraq, namun dalam artikel ini kita akan membahasnya berdasarkan hadis-hadis sahih serta penjelasan dari para ulama. 1. Sifat Buraq dalam Hadis Deskripsi Buraq Menurut Hadis Shahih. Buraq digambarkan dalam hadis sebagai makhluk yang memiliki sifat fisik yang luar biasa. Salah satu hadis yang paling terkenal tentang Buraq diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu. Dalam hadis tersebut, Rasulullah ﷺ menyatakan bahwa Buraq adalah hewan yang berwarna putih dan memiliki ukuran tubuh yang unik: Teks Arab: عَنْ أَنَسٍ رَضِ...
Komentar
Posting Komentar