Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2023

Waspada Penghancur Amal Ibadah Bernama Riya

Para ulama mendefinisikan riya dengan ”menginginkan kedudukan dan posisi di hati manusia dengan memperlihatkan berbagai kebaikan kepada mereka.” Riya’  berasal dari kata  ru’yah  (penglihatan) sebagaimana  sum’ah  berasal dari kata  sam’u  (pendengaran). Dari sekedar makna bahasa ini bisa difahami bahwa  riya’  adalah sikap ingin diperhatikan atau dilihat orang lain. Dari definisi ini jelas bahwa dasar perbuatan riya adalah untuk mencari penghargaan, pujian, kedudukan atau posisi di hati manusia semata dalam suatu amal kebaikan atau ibadah yang kita lakukan. Sering keberadaan  riya’  ini luput dari pengamatan dan perasaan seseorang dikarenakan begitu tidak kentaranya, sehingga ada yang mengibaratkan bahwa ia lebih halus daripada seekor semut hitam di atas batu hitam di tengah malam yang gelap gulita. Padahal keberadaan  riya’  dalam suatu amal amatlah berbahaya dikarenakan ia dapat menghapuskan pahala dari amal tersebut....