Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2022

AMALAN DI HARI RABAU TERAKHIR BULAN SHAFAR

RABU Wekasan   Istilah Rabu Pungkasan atau Rabu Kasan atau Rabu Wekasan Rabu Wekasan adalah Rabu yang terakhir dibulan Safar sebelum Memasuki Bulan Maulid atau Mulud atau Rabbiul Awal Dihari itu Pula Rasulullah Muhammad SAW Awal dari Jatuh Sakit nya Beliau, Selama 12 Hari berturut Turut dimulai sakit nya di Hari Rabu Terakhir Bulan Safar dan Dihari Ke-12 Hari Senin Maulid Rasulullah Muhammad SAW WAFAT Meninggal Dunia Dihari itu Pula (Rabu Pungkasan) ALLAH Menurunkan ke Dunia yang dijelaskan dalam beberapa Kitab-Kitab Sebanyak 360.000 Macam BALA / MUSIBAH baik kecil atau Besar termasuk Apes Berlaku untuk seluruh Mahluk di Langit dan Bumi Yang dimulai dari Sejak Fajar Shubuh dihari sampai tengah malam Maka dari Itu Para Ulama menyarankan Untuk buatlah Doa Bersama dan Bersedekahlah. Karena Kekuatan & Keutamaan Sedekah diantaranya yaitu Mampu menolak BALA'/MUSIBAH, Seperti Yang diriwayatkan Dalam Hadist, Rasulullah Muhammad SAW Bersabda "Bersegeralah untuk bersedekah. Karena m...

SYARIAT,THARIQAT,HAQIQAT DAN MA'RIFAT DALAM PANDANGAN ULAMA SUFI AHLUS SUNAH

ILMU SYARIAT,THARIQAT,HAQIQAT DAN MA'RIFAH MENURUT PANDANGAN SUFI      Orang sufi mempunyai penafsiran dan pandangan sendiri mengenai Ilmu. Al - Imam Ghazali  yang di pandang sebagai ulama sufi ahlus sunah mengupas hal ini secara panjang lebar dalam kitabnya, "Ihya Ulumu Din" beliau menjelaskan bahwa "ilmu itu ada yang dipelajari semata-mata untuk memperoleh pengetahuan yaitu Ilmu mukasyafah, dan ada yang dipelajari untuk diamalkan Ilmu Mu'ammalah". Meskipun pada dasarnya ilmu itu berarti mengetahui tentang keadaan sesuatu dan merupakan sesuatu dari pada sifat Tuhan, tetapi ketika melihat kepada pemakai ilmu itu dikemudian hari,maka ilmu itu terbagi kepada dua bagian : Pertama ilmu yang tercela mempelajarinya. Kedua ilmu yang yang bermampaat mempelajarinya.      Adapun ilmu tercela itu pada pokok tidak dikatakan tercela (tidak mamfaat/rusak)  tetapi melihat kepada cara menggunakannya maka ilmu itu termasuk ilmu tercela kalau didapati...

PENDAPAT PARA ULAMA TERHADAP PAHAM KESESATAN AKIDAH HULUL DAN WAHDAH AL-WUJUD

Pendapat Para Ulama Dengan Referensi Kuat Tentang Kesesatan Akidah Hulûl Dan Wahdah al-Wujûd Dalam tinjauan al-Hafiszh as-Suyuthi, keyakinan hulûl, ittihâd atau wahdah al-wujûd secara hitoris awal mulanya berasal dari kaum Nasrani. Mereka meyakini bahwa Tuhan menyatu dengan nabi Isa, dalam pendapat mereka yang lain menyatu dengan nabi Isa dan ibunya; Maryam sekaligus. Hulûl dan wahdah al-wujûd ini sama sekali bukan berasal dari ajaran Islam. Bila kemudian ada beberapa orang yang mengaku sufi meyakini dua akidah tersebut atau salah satunya, jelas ia seorang sufi gadungan. Para ulama, baik ulama Salaf maupun Khalaf dan kaum sufi sejati dan hingga sekarang telah sepakat dan terus memerangi dua akidah tersebut. (as-Suyuthi, al-Hâwî…, j. 2, h. 130, Pembahasan lebih luas tentang keyakinan kaum Nasrani dalam teori hulûl dan Ittihâd lihat as-Syahrastani, al-Milal Wa al-Nihal, h. 178-183). Al-Imâm al-Hafizh Jalaluddin as-Suyuthi menilai bahwa seorang yang berkeyakinan hulûl atau wahdah al-wuj...